9 Masalah Instagram Reels Sepi Penonton

Instagram Reels

Instagram Reels telah menjadi alat yang sangat berharga bagi kreator dan pemilik bisnis untuk memperluas jangkauan.

Namun, untuk membuat Reel Anda optimal menjangkau banyak orang, Anda perlu memperhatikan beberapa hal. Sebab banyak pembuat Reels melakukan kesalahan sehingga videonya gagal mencapai tujuannya.

Untuk itu, kami akan membahas masalah-masalah yang membuat Reels Anda tidak optimal dalam menjangkau audiens. Simak selengkapnya.

Memposting Konten Berkualitas Buruk dan Tidak Relevan

Aspek terpenting untuk mendapatkan daya tarik di Instagram Reels adalah konten yang Anda hasilkan. Konten berkualitas tinggi, menarik, dan relevan adalah kunci untuk menarik perhatian audiens Anda.

Jika video Anda kurang kreatif, diedit dengan buruk, atau gagal menarik perhatian pemirsa target Anda, kecil kemungkinan video tersebut akan mendapatkan banyak penayangan atau suka.

Untuk membuat Instagram Reels viral, Anda harus meluangkan waktu untuk merencanakan konten Anda dengan hati-hati. Pastikan konten Anda menarik secara visual, unik, dan memberikan semacam nilai atau hiburan bagi pemirsa Anda.

Kamera dan pencahayaan yang layak adalah titik awal untuk video berkualitas tinggi. Bidik di tempat dengan banyak cahaya alami, atau pertimbangkan untuk membeli ring light untuk pengaturan dalam ruangan yang tidak menerima banyak sinar matahari.

Tetap up to date dengan tren Instagram terbaru dan terapkan secara kreatif ke konten Anda. Jangan menunggu terlalu lama sebelum mengikuti tren, karena mungkin kehilangan momentum saat Anda memposting konten. Jadilah proaktif, pantau tagar dan isu populer, dan sesuaikan strategi konten Anda.

Tidak Konsisten Mengunggah Posting

Konsistensi adalah salah satu faktor terpenting dalam menumbuhkan kehadiran Anda di platform media sosial apa pun, tidak terkecuali Instagram Reels. Posting yang tidak teratur dapat menyebabkan penurunan keterlibatan dan visibilitas Anda.

Instagram memprioritaskan akun yang memposting secara teratur dan sering terlibat dengan audiens mereka. Dengan memberikan konten yang berharga, menghibur, dan relevan secara konsisten, Anda memberi sinyal kepada algoritma Instagram bahwa Anda adalah pembuat konten yang aktif dan andal.

Konsistensi juga memainkan peran penting dalam mempertahankan pengikut Anda saat ini. Saat Anda mempertahankan jadwal posting reguler, audiens Anda tahu apa yang diharapkan dari Anda dan kemungkinan besar akan tetap terlibat dan tertarik dengan konten Anda. Di sisi lain, postingan yang tidak konsisten dapat mengakibatkan Anda kehilangan followers.

Namun, ingatlah aturan kualitas daripada kuantitas yang sederhana setiap saat. Memposting terlalu sering dapat membahayakan kualitas konten Anda. Sangat penting untuk berfokus pada pembuatan konten yang menarik dan berkualitas tinggi, bukan hanya menghasilkan video yang dibuat dan diedit dengan buruk.

Anda Memposting pada Waktu yang Salah

Pengaturan waktu memainkan peran penting dalam menentukan jangkauan Instagram Reels Anda. Jika Anda berbagi konten saat audiens target Anda tidak aktif, kecil kemungkinannya untuk menerima perhatian yang besar.

Analisis perilaku audiens Anda dan identifikasi waktu ketika mereka paling aktif di platform. Alat seperti Instagram Insights dapat memberikan data berharga untuk membantu Anda menentukan waktu posting yang optimal.

Buka halaman Profil Instagram Anda dan ketuk tiga garis di pojok kanan atas layar dan pilih Wawasan. Dari sana, ketuk total pengikut dan gulir ke bawah untuk melihat Waktu Paling Aktif. Berdasarkan informasi ini, Anda dapat mengetahui waktu terbaik untuk memposting konten di Instagram.

Anda Tidak Menggunakan Trending Reel Audio

Menggunakan suara dan lagu yang sedang tren dapat membantu Anda di Instagram Reels menjadi bagian dari tren yang lebih besar. Ini meningkatkan peluang video Anda untuk ditemukan oleh audiens yang lebih luas.

Ada beberapa cara untuk menemukan lagu-lagu reel yang sedang tren di Instagram. Gulir halaman Reels dan cari pengulangan trek audio, telusuri saran audio Instagram yang dikurasi, atau ikuti akun kreator populer di Instagram untuk laporan Tren Reel mingguan.

Ingatlah untuk berkreasi dengan cara Anda menggunakan audio untuk menambahkan sentuhan unik dan menampilkan kepribadian Anda. Suara yang sedang tren sering kali memiliki tagar khusus, jadi menggunakan audio tersebut juga dapat meningkatkan jangkauan Anda.

Menggunakan Jenis dan Jumlah Hashtag yang Salah

Meskipun tagar sangat penting untuk membuat konten Anda dapat ditemukan di Instagram, menggunakan jenis tagar yang salah atau membebani teks Anda dengan tagar dapat merusak visibilitas Reel Anda. Instagram mengizinkan hingga 30 tagar, dan yang terbaik adalah memanfaatkan batas ini.

Meskipun beberapa mitos Instagram menyarankan sebaliknya, namun menggunakan banyak tagar tidak menjadi masalah selama relevan dengan konten Anda.

Memiliki Banyak Pengikut Bot

Memiliki banyak pengikut memang menarik, tetapi jika mereka bukan akun aktif atau bot, mereka tidak akan terlibat dengan konten Anda. Hindari membeli pengikut dan audit daftar pengikut Anda secara berkala dan hapus akun yang mencurigakan atau tidak aktif.

Berfokuslah untuk membangun audiens yang nyata dan terlibat dengan berinteraksi dengan pengikut Anda dan berpartisipasi dalam percakapan yang bermakna.

Anda Terkena Shadowban

Shadowban adalah saat Instagram membatasi visibilitas dan jangkauan konten Anda tanpa memberi tahu Anda secara eksplisit. Saat akun Anda terkena, postingan Anda mungkin tidak muncul di hasil pencarian hashtag atau di halaman Reels and Explore, sehingga mengurangi peluang mereka untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Akun dapat diblokir karena melanggar peraturan Instagram, seperti menggunakan tagar yang dilarang, terlibat dalam otomatisasi berlebihan atau aktivitas bot, atau berbagi konten yang bertentangan dengan kebijakan platform.

Untuk menghindari larangan bayangan di Instagram, pastikan Anda mengikuti pedoman komunitas Instagram dan memposting konten yang sesuai.

Selain itu, hindari menggunakan tagar yang dilarang, melakukan spam, atau terlibat dalam aktivitas apa pun yang dapat membuat Anda dilarang di Instagram. Jika Anda curiga telah terkena shadowban, hubungi Instagram untuk klarifikasi.

Anda juga dapat menggunakan fitur Status Akun di Instagram dengan membuka Pengaturan > Akun untuk melihat apakah Anda memposting sesuatu yang memengaruhi jangkauan akun Anda. Ini adalah metode yang lebih pasti untuk mengetahui apakah Anda benar-benar dilarang bayangan atau tidak, karena Reel yang melanggar pedoman Instagram akan muncul di sini.

Tidak Terlibat dengan Baik dengan Audiens

Media sosial adalah komunikasi dua arah. Jika Anda tidak terlibat secara aktif dengan audiens, mereka mungkin cenderung tidak akan terlibat dengan konten Anda.

Membuat postingan dan memberikan pembaruan pada cerita saja tidak cukup. Anda harus menanggapi komentar, mengakui masukan audiens Anda, menggunakan stiker interaktif pada cerita Anda, membagikan meme yang berhubungan, dan menjawab pertanyaan audiens Anda terkait dengan Anda atau konten Anda.

Ini juga merupakan praktik yang baik untuk terlibat dengan kreator dan pengikut lain dengan menyukai, mengomentari, dan membagikan konten mereka. Melakukan hal ini akan mendorong mereka untuk membalas budi dengan membagikan karya Anda kepada audiens mereka juga.

Video Memiliki Watermark

Untuk memaksimalkan visibilitas dan jangkauan Reel Anda di Instagram, hindari penggunaan konten bertanda air dari platform lain, terutama dari pesaing seperti TikTok. Instagram mengatakan akan menurunkan konten dengan watermark TikTok.

Anda dapat merekam video menggunakan aplikasi kamera asli Anda dan menggunakan editor seperti InShot dan CapCut yang memungkinkan Anda mengunduh produk akhir tanpa watermark.

Namun, jika Anda sudah memiliki konten dengan watermark dari sumber lain, penting untuk menghapusnya sebelum memposting di Instagram. Beberapa layanan penghapusan watermark gratis tersedia online yang memungkinkan Anda menghapus watermark dari video Anda.

Rating Artikel

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment