4 Hal yang Membuat Anda Wajib Jauh-Jauh dari Threads

Threads

Aplikasi Threads dari telah populer dalam waktu singkat. Ini terbukti dengan 100 juta pengguna sudah mendaftar ke layanan tersebut dalam lima hari pertama setelah diluncurkan.

Tetapi jika Anda terjangkit FOMO (fear of missing out), ada beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum bergabung dengan Threads.

1. Threads dan Akun Instagram Anda Ditautkan

Salah satu kelemahan terbesar Threads adalah Anda tidak dapat menghapus akun Anda tanpa menghapus akun Instagram Anda juga. Ini ada hubungannya dengan cara Threads dibangun sebagai perpanjangan dari platform Instagram.

Meskipun Anda dapat menonaktifkan akun Threads Anda, bersiaplah untuk mengucapkan selamat tinggal pada akun Instagram Anda jika Anda ingin memilih penghapusan akun Threads.

Namun kini memang sda kabar baik. CEO Instagram Adam Mosseri mengatakan dalam posting Threads bahwa perusahaan sedang “mencari cara untuk menghapus akun Threads Anda secara terpisah”.

Itu juga akan menarik lebih banyak pengguna untuk tidak meminta Instagram mendaftar ke akun Threads. Namun saat ini, Anda masih harus memiliki akun Instagram yang sudah ada untuk mendaftar ke Threads.

2. Anda Akan Memberi Meta Lisensi untuk Konten Anda

Catatan Meta dalam Ketentuan Penggunaan Utasnya bahwa dengan memposting di layanan, Anda memberinya lisensi untuk menggunakan dan mensublisensikan konten Anda.

Kebijakan tersebut menyatakan:

If you upload or share any Threads Content, you hereby grant us a non-exclusive, royalty-free, transferable, sub-licensable, worldwide license to host, use, distribute, modify, run, copy, publicly perform or display, translate and create derivative works of your Threads Content (in accordance with the Privacy Policy and Threads Supplemental Privacy Policy).”

“Jika Anda mengunggah atau membagikan Konten Utas apa pun, dengan ini Anda memberi kami lisensi non-eksklusif, bebas royalti, dapat dialihkan, dapat disublisensikan, di seluruh dunia untuk menghosting, menggunakan, mendistribusikan, memodifikasi, menjalankan, menyalin, mempertunjukkan atau menampilkan secara publik, menerjemahkan dan membuat karya turunan dari Konten Utas Anda (sesuai dengan Kebijakan Privasi dan Kebijakan Privasi Tambahan Utas).”

Lisensi ini hanya berakhir ketika konten tersebut dihapus dari server Threads.

Beberapa platform media sosial lainnya juga mendapatkan lisensi untuk menggunakan konten Anda saat Anda menggunakan layanan mereka, jadi Threads bukan satu-satunya. Namun, ini adalah sesuatu yang harus diperhatikan, terutama jika Anda menggunakan layanan untuk tujuan profesional.

3. Meta Membagikan Data Anda Antar Layanan

Meta tidak hanya mengakses sejumlah besar data Anda saat Anda menggunakan aplikasi Threads, tetapi data ini dibagikan antara layanan Meta dan juga dengan pihak ketiga.

Menurut Kebijakan Privasi Tambahan Threads, data ini akan digunakan untuk fungsionalitas dan pengoptimalan platform, tetapi juga untuk tujuan lain seperti iklan.

We use the information we collect for Threads for the purposes described in the Meta Privacy Policy, including to provide, personalize, and improve Threads and other Meta Products (including seamless personalization of your experience across Threads and Instagram), to provide measurement, analytics and other business services (including ads), to promote safety, integrity and security, to communicate with you, and to research and innovate for social good.

“Kami menggunakan informasi yang kami kumpulkan untuk Utas untuk tujuan yang dijelaskan dalam Kebijakan Privasi Meta, termasuk untuk menyediakan, mempersonalisasi, dan meningkatkan Utas dan Produk Meta lainnya (termasuk personalisasi mulus pengalaman Anda di Utas dan Instagram), untuk memberikan pengukuran, analitik dan layanan bisnis lainnya (termasuk iklan), untuk mempromosikan keselamatan, integritas, dan keamanan, untuk berkomunikasi dengan Anda, serta untuk meneliti dan berinovasi untuk kepentingan sosial.”

Jika Anda tidak mempercayai Meta untuk menangani data ini dengan benar, maka Anda mesti menghindari Thread sama sekali.

4. Fitur Thread Masih Kurang Banyak

Peluncuran Threads bertepatan dengan beberapa perubahan yang tidak populer di Twitter, termasuk keputusan Twitter untuk membatasi jumlah postingan yang dapat dilihat pengguna dalam sehari. Namun karena terburu-buru memanfaatkan momen, Threads masih dalam tahap awal pengembangan.

Threads membutuhkan fitur tambahan untuk menjadi pesaing Twitter sejati, karena tidak memiliki fungsi tertentu seperti tagar dan DM. Ini bukan hanya fitur yang Anda temukan di Twitter, tetapi juga fitur yang dimiliki Instagram.

Mosseri mencatat bahwa tim Utas sedang mengerjakan fitur tambahan, termasuk umpan Mengikuti (yang memungkinkan Anda hanya melihat kiriman dari akun yang Anda ikuti) dan kompatibilitas umpan yang beragam.

Mosseri berkata dalam sebuah posting Threads: “… Ada banyak dasar yang hilang: pencarian, tagar, following feed, sinkronisasi grafik, dukungan fedeverse [sic], perpesanan mungkin … Kami ada di dalamnya. Itu (luar biasa) tim sedang bekerja keras. Tapi jujur saja, itu akan memakan waktu.”

Jika fitur ini penting bagi Anda, Anda mungkin ingin menunggu sebelum mendaftar ke Threads.

Rating Artikel

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment